Fakultas Tarbiyah UNIIB Gelar Peninjauan Kurikulum OBE Bersama Lima Program Studi

Banyuwangi – Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi (UNIIB) pada tanggal 04/06/2026 menyelenggarakan kegiatan Rapat Peninjauan Kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) di Ruang Meeting Fakultas Tarbiyah yang melibatkan lima program studi, yaitu Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), Tadris Matematika, dan Manajemen Pendidikan Islam (MPI). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan serta memastikan kurikulum yang diterapkan sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan, kebutuhan dunia kerja, dan regulasi terbaru.

Rapat peninjauan kurikulum tersebut dihadiri oleh Dekan Fakultas Tarbiyah (Dr. Imam Wahyono, M.Pd.I) Ketua Program Studi PAI (Dr. Imam Mashuri, M.Pd), Ketua Program Studi PGMI (Eka Ramiati, M.Pd), Ketua Program Studi PIAUD (Riris Wahyuningsih, M.Pd), Ketua Program Studi Tadris Matematika (Alex Haris Fauzi, M.Pd), dan Ketua Program Studi MPI (Nurul Fatimah, M.Pd), serta tim penyusun dan peninjau kurikulum dari masing-masing program studi. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk melakukan evaluasi dan penyempurnaan kurikulum agar selaras dengan capaian pembelajaran lulusan (CPL) yang berorientasi pada kompetensi dan kebutuhan stakeholder.

Dekan Fakultas Tarbiyah dalam sambutannya menyampaikan bahwa peninjauan kurikulum merupakan agenda penting yang harus dilakukan secara berkala guna menjawab tantangan pendidikan di era transformasi digital dan perkembangan kebijakan pendidikan tinggi. Menurutnya, kurikulum yang adaptif dan relevan menjadi salah satu indikator penting dalam mewujudkan lulusan yang unggul, kompetitif, dan berdaya saing.

Dalam prosesnya, masing-masing program studi membentuk tim peninjauan kurikulum yang bertugas melakukan kajian terhadap struktur kurikulum, profil lulusan, capaian pembelajaran, bahan kajian, serta relevansinya dengan kebutuhan pengguna lulusan. Selain itu, proses peninjauan juga melibatkan masukan dari pakar, pengguna lulusan, alumni, dan mahasiswa guna memperoleh perspektif yang komprehensif dalam penyusunan kurikulum yang berkualitas.

Melalui kegiatan peninjauan kurikulum ini, Fakultas Tarbiyah UNIIB berharap dapat menghasilkan dokumen kurikulum yang lebih responsif terhadap perkembangan zaman, memperkuat kualitas akademik program studi, serta mendukung pencapaian visi fakultas dalam mencetak pendidik dan tenaga kependidikan yang profesional, religius, dan berdaya saing global.

Kegiatan ditutup dengan diskusi dan penyusunan rencana tindak lanjut pada masing-masing program studi. Fakultas juga menekankan pentingnya dokumentasi dan publikasi kegiatan melalui media sosial fakultas maupun program studi sebagai bagian dari transparansi dan diseminasi informasi kepada masyarakat akademik.

Belajar Statistika Jadi Seru! Mahasiswa Tadris Matematika UNIIB Hadirkan Pembelajaran Menyenangkan di MTs Unggulan Al-Munawwiri Sempu

Banyuwangi — Program Studi Tadris Matematika Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi (UNIIB) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak calon guru matematika profesional melalui program MATRIKS (Mahasiswa Tadris Matematika ke Sekolah). Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 25 Mei 2026 di kelas VIII MTs Unggulan Al-Munawwiri Sempu dengan mengangkat materi Statistika yang meliputi Mean, Median, dan Modus.

Dalam kegiatan tersebut, empat mahasiswi Tadris Matematika UNIIB terjun langsung mengajar siswa dengan pendekatan pembelajaran aktif dan menyenangkan. Mereka adalah Silma Maulidatul Wafiroh(2024394900018), Fida Nur Sabila(2024394900015), Ameliya Rahmawati Ananta(2024394900014), dan Alfina Aulia Risma(2024394900013).

Suasana kelas tampak hidup sejak awal pembelajaran. Para siswa diajak memahami konsep statistika melalui diskusi kelompok, permainan edukatif, serta latihan soal kontekstual yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Pendekatan student-centered learning yang diterapkan membuat siswa lebih aktif bertanya, berdiskusi, dan berani menyampaikan pendapat.

Ketua Program Studi Tadris Matematika UNIIB, Alex Haris Fauzi, M.Pd., menjelaskan bahwa program MATRIKS merupakan bentuk praktik nyata bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi mengajar sebelum terjun ke dunia pendidikan secara profesional.

“Kegiatan MATRIKS ini merupakan kegiatan praktik mengajar yang akan memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa bagaimana mengajar matematika di kelas dengan menggunakan pendekatan student-centered learning melalui kegiatan yang menyenangkan dan menggugah motivasi belajar siswa sembari menerapkan ilmu yang telah didapat dari perkuliahan. Selain itu, program ini juga menjadi ajang memperkenalkan kehadiran Prodi Tadris Matematika UNIIB kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pengalaman langsung di kelas menjadi bekal penting bagi mahasiswa agar mampu menjadi pendidik yang adaptif, kreatif, dan profesional di masa depan.

Kegiatan MATRIKS mendapat sambutan positif dari pihak MTs Unggulan Al-Munawwiri Sempu. Siti Wafirotul K., S.Pd., selaku guru Matematika, mengapresiasi antusiasme mahasiswa dan metode pembelajaran yang diterapkan selama kegiatan berlangsung.

“Program MATRIKS ini sangat positif karena mampu menghadirkan suasana belajar matematika yang lebih menyenangkan dan interaktif bagi siswa. Siswa juga mendapatkan suasana pembelaaran yang baru dengan kegiatan interaktif di kelas. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi program tahunan di MTs Unggulan Al-Munawwiri Sempu,” tuturnya.

Melalui program MATRIKS, Prodi Tadris Matematika UNIIB tidak hanya memberikan ruang praktik bagi mahasiswa, tetapi juga berupaya membangun kolaborasi dengan sekolah dalam menghadirkan pembelajaran matematika yang inovatif dan inspiratif. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa matematika dapat dipelajari dengan cara yang menarik, komunikatif, dan dekat dengan dunia siswa.

Program MATRIKS UNIIB Bekali Mahasiswa Pengalaman Mengajar di MTs Darur Ridwan Songgon

BANYUWANGI ­– Program Studi Tadris Matematika Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi (UNIIB) kembali melaksanakan program MATRIKS (Mahasiswa Tadris Matematika ke Sekolah) pada Sabtu, 23 Mei 2026. Kegiatan kali ini dilaksanakan di kelas VII MTs Darur Ridwan Songgon dengan materi pembelajaran Bangun Datar.

Melalui program ini, mahasiswa Tadris Matematika UNIIB mendapatkan kesempatan untuk terjun langsung ke dunia pendidikan dan mengajar di kelas sebagai bekal pengalaman sebelum nantinya menjadi pendidik profesional. Pembelajaran dikemas secara aktif dan interaktif dengan pendekatan student centered learning sehingga siswa dapat lebih mudah memahami materi matematika dengan suasana belajar yang menyenangkan.

Empat mahasiswi yang terlibat dalam kegiatan ini yakni Silna Azkiya Firhana (2024394900019), Anugrah Widianingsih (2024394900022), Nyiur Raya Kirana (2024394900017), dan Sabbina Rizqiyatul Atiqoh (2539490012). Kehadiran mereka disambut antusias oleh para siswa MTs Darur Ridwan Songgon.

Menurut Alex Haris Fauzi, M.Pd., selaku Ketua Program Studi Tadris Matematika UNIIB, kegiatan MATRIKS merupakan program praktik mengajar yang bertujuan memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa tentang proses pembelajaran matematika di kelas.

“Program MATRIKS ini memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa bagaimana mengajar matematika di kelas dengan menggunakan pendekatan student centered learning. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang memperkenalkan keberadaan Program Studi Tadris Matematika UNIIB kepada masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Arvina Balqis Arsyad, S.Pd., turut memberikan apresiasi positif terhadap pelaksanaan program MATRIKS di MTs Darur Ridwan Songgon. Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi program tahunan di sekolah.

Dengan adanya kegiatan MATRIKS, Program Studi Tadris Matematika UNIIB terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak calon guru matematika yang profesional, inovatif, dan siap mengabdi di dunia pendidikan.

LESTARIKAN KULTUR AKADEMIK, DEMA-F TARBIYAH GELAR PELATIHAN KTI

BANYUWANGI – Semangat membangun budaya akademik digaungkan oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi melalui Pelatihan Karya Tulis Ilmiah (KTI) bertema “Penguatan Karakter Akademik: dari Gagasan Menjadi Karya” yang digelar pada Selasa, (19/5/26) di Auditorium KHR. As’ad Syamsul Arifin.

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya DEMA-F Tarbiyah dalam melestarikan kultur akademik di lingkungan kampus, khususnya dalam membangun tradisi literasi dan kepenulisan ilmiah di kalangan mahasiswa. Tidak hanya diikuti mahasiswa Fakultas Tarbiyah, acara juga dihadiri mahasiswa dari Fakultas Dakwah, Syari’ah, Ekonomi Bisnis, hingga lintas kampus seperti Universitas Islam KH. Mukhtar Syafaat (UIMSYA) dan Universitas Bakti Indonesia (UBI).

DARING: Prof. Dr. H. Sabarudin, M.Si., Guru besar bidang ilmu sosiologi Pendidikan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta sebagai keynote speaker.

Dalam rangkaian acara, panitia menghadirkan Prof. Dr. H. Sabarudin, M.Si., Guru besar bidang ilmu sosiologi Pendidikan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, sebagai keynote speaker yang secara daring via Google Meet dan ditampilkan melalui videotron. Dalam pemaparannya, beliau menekankan bahwa karakter akademik mahasiswa tidak hanya dibangun melalui kecerdasan berpikir, tetapi juga melalui kejujuran ilmiah, budaya membaca, tradisi menulis, wawasan yang luas, sikap kritis, serta kedisiplinan.

PODIUM: Kaprodi Fakultas Tarbiyah, Dr. Imam Mashuri, M.Pd., dalam sambutan.

Senada dengan hal tersebut, Kaprodi Fakultas Tarbiyah, Dr. Imam Mashuri, M.Pd., turut berikan motivasi kepada para peserta. Ia menyampaikan, bahwa seorang penulis karya tulis ilmiah harus mampu mempertanggungjawabkan tulisan yang dibuatnya, baik dari sisi data, sumber, maupun isi pembahasannya.

MENGISI: Nur Laili, S.Pd., mahasiswa Magister UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, dalam forum.

Tidak sekadar seremonial, acara inti juga diisi dengan pemaparan mengenai langkah awal menulis karya tulis ilmiah oleh Nur Laili, S.Pd., alumni Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi, yang saat ini melanjutkan studinya di Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Dalam materinya, ia menyampaikan bahwa membangun tradisi keilmuan harus dimulai dari fondasi yang kuat berupa kemauan membaca, keberanian berpikir, serta kesungguhan dalam menulis.

SAMBUTAN: Gubernur DEMA-F Tarbiyah, Millah Astika Suci, sampaikan tanggapannya.

Sementara itu, Gubernur DEMA-F Tarbiyah, Millah Astika Suci, wanita yang kerap disapa Milla dalam sambutannya sampaikan, pelatihan ini merupakan bentuk respon terhadap kebutuhan mahasiswa dalam menghadapi tugas akhir. Menurutnya, mahasiswa perlu mengenal artikel dan jurnal ilmiah sejak dini agar lebih siap dalam proses akademik ke depan.

Dalam closing statementnya sebagai moderator pada acara inti, Millah juga menegaskan bahwa pelatihan KTI ini bersifat berkelanjutan. Oleh karena itu, peserta diharapkan tetap mengikuti Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang telah disiapkan panitia sebagai wadah pengembangan kemampuan menulis ilmiah secara sustainable.

Melalui kegiatan ini, DEMA-F Tarbiyah UNIIB berharap semangat akademik dan budaya literasi mahasiswa terus tumbuh, sehingga mampu melahirkan generasi intelektual yang aktif berkarya dan berkontribusi melalui tulisan ilmiah.

TIM ASESOR PAMIT, AL TADRIS MATEMATIKA RESMI DITUTUP

BANYUWANGI – Memasuki hari kedua, dimulai pada Sabtu pagi (16/5/26), Asesmen Lapangan (AL) program studi Tadris Matematika dilanjutkan. Masih dengan konfirmasi berita acara yang cukup ketat, tim dari program studi masih tetap duduk dan menghadap layar laptop dengan cermat.

Selepas konfirmasi data, aktivitas berlanjut dengan melakukan observasi terhadap proses pembelajaran serta sarana dan prasarana yang menunjang jalannya program studi. Di antaranya, ruang microteaching, laboratorium bahasa dan komputer, penunjang promosi, seperti studio podcast, perpustakaan dan lain-lain. Penutupan AL dilaksanakan setelah dzuhur.

Turut hadir dalam penutupan, di antaranya, pengurus Yayasan Sosial dan Pendidikan Islam Ibrahimy (YASMY), Rektor, Wakil Rektor, Dekan, Kaprodi, dosen dan staf. Dalam seremonial, setelah pembukaan, tim asesor, Dekan dan Kaprodi menandatangani dokumen berita acara AL, untuk kemudian diserahkan kepada Dekan Fakultas Tarbiyah dan Kaprodi Tadris Matematika UNIIB. Dokumen yang berisi 65 poin itu, malam ini (16/5/26) akan diunggah oleh tim asesor ke Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) sebagai laporan dan menjadi acuan tindak lanjut AL di LAMDIK.

PULANG: Prof. Dr. Pathuddin, S.Pd., M.Si. saat memberikan sambutan, serta pesan dan kesan selama AL.

Asesor I, Prof. Dr. Pathuddin, S.Pd., M.Si. menjelaskan bahwa berita acara akan divalidasi oleh tim validator LAMDIK. Dan meminta agar Kaprodi stay, saat sewaktu-waktu dihubungi.

“Semuanya sudah tertuang di dalam berita acara ya, bapak-ibu. Setelah nanti di-scan, malam nanti akan kami upload. Validator akan melakukan validasi lanjut. Jadi, kami minta tolong kepada Kaprodi, whatsapp-nya jangan sampai off. Karena aka nada kemungkinan sering dihubungi saat proses validasi,” ujar Prof. Pathuddin.

Prof. Pathuddin, yang juga mewakili Ibu Dewi Rahimah, Ph.D. juga menyampaikan ucapan terimakasih atas segala pelayanan dari UNIIB. Ia juga meminta maaf jika selama di UNIIB terdapat hal-hal tidak berkenan. Tidak lupa, profesor Universitas Tadulako (Palu, Sulawesi Tengah) memberikan saran untuk pengembangan kampus.

“Saya juga pernah di PTS (Perguruan Tinggi Swasta, red.), di mana mahasiswa sebagai pemegang saham terbesar dalam kampus. Maka, perlu kiranya, kampus melakukan dan membuat langkah strategis dalam meningkatkan perolehan mahasiswa. Kami juga ucapkan terimakasih banyak dan meminta maaf atas segala hal yang menyangkut pelayanan dan pendampingan kepada kami selama di Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi. Terakhir, Pak Rektor, karena besok harus bertolak dari bandara pukul tujuh pagi, jadi, hehehe, kami meminta agar diantarkan ke bandara,” tambahnya, dengan kalimat terakhir yang mengundang tawa forum.

Dr. H. Lukman Hakim, S.Ag., M.H.I. selaku Rektor UNIIB dalam sambutannya menyampaikan bahwa masukan-masukan tim asesor sangat berharga bagi pengembangan lembaga. Semua pelayanan, lanjutnya, adalah bagian dari keharusan yang dilakukan lembaga kepada tim asesor.

“Kami juga sangat berterimakasih kepada tim asesor, atas bimbingan, saran dan masukannya yang bagi kami sangat berharga. Masukan-masukan asesor ini penting dalam memproyeksi pengembangan di UNIIB ini. Kami juga memohon maaf, jika dalam menyambut hingga hari ketiga ini ada yang kurang di sana- sini. Dan, Prof. Pathuddin dan Ibu Dewi Rahimah tidak perlu risau. Setelah penutupan kita akan menikmati keindahan Banyuwangi. Lalu, besok subuh akan kami antar langsung ke bandara,” kata Dr. H. Lukman.

Setelah secara simbolik pelaksanaan AL ini ditutup oleh Rektor, H. Choirul Anam Bahari selaku pengurus YASMY memimpin doa untuk menutup seremonial siang ini. Seremonial selesai, tim asesor melakukan foto bersama jajaran pengurus YASMY, pimpinan, dan tim dari program studi. Di siang menjelang sore ini, tim asesor bertolak dari kampus ke salah satu destinasi wisata di Banyuwangi, yakni De Djawatan (Cluring).

(Humas UNIIB)

PERDANA, PRODI TADRIS MATEMATIKA JALANI AKREDITASI

BANYUWANGI – Minggu lalu (8-9/5/26) salah satu program studi dalam Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi (UNIIB), yakni Pendidikan Guru MI (PGMI), telah tuntas melaksanakan Asesmen Lapangan (AL). Di libur akhir pekan, tepatnya pada Jumat pagi ini (15/5/26), program studi Tadris Matematika juga melaksanakan AL akreditasi perdana, sejak pertama kali prodi ini dibuka pada tahun 2023.

AL yang dilaksanakan dua hari di Meeting Room Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi ini dihadiri oleh jajaran pengurus Yayasan Sosial dan Pendidikan Islam Ibrahimy (YASMY), Rektor, Wakil Rektor, Dekan, Kaprodi, dosen tenaga kependidikan. Dua asesor dalam giat ini berasal dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependid ikan (LAMDIK), yakni Prof. Dr. Pathuddin, S.Pd., M.Si. sebagai asesor I (Universitas Tadulako, Sulawesi Tengah) dan Dewi Rahimah, S.Pd., M.Ed., Ph.D. sebagai asesor II (Universitas Bengkulu, Bengkulu).

Sebagaimana akreditasi pada program studi sebelumnya, Prof. Pathuddin, mewakil tim asesor, menyatakan bahwa tujuan dari AL ini tidak lain adalah kroscek.

GAYENG: Sambutan asesor I, Prof. Dr. Pathuddin, S.Pd., M.Si.

“Misi kami ditugaskan oleh LAMDIK di sini hanya untuk kroscek ya, bapak-ibu. Apa yang ada dalam LED dan DTPS yang telah kami pelajari dalam asesmen kecukupan, yang kemudian dinyatakan cukup untuk dilaksanakan AL. Maka, ini adalah momentum untuk melakukan kroscek,” kata Prof. Pathuddin.

Kroscek ini menjadi sesi konfirmasi data antara yang ada dalam LED dan DTPS dengan realitas lapangan. Sehingga asesor I, Prof. Pathuddin menegaskan, tidak memiliki otoritas apapun untuk menentukan hasil akhir asesmen.

“Jika sama, berarti nilainya tetap. Dan artinya sudah bagus. Dan jika tidak sama, ada dua kemungkinan, yakni tidak sesuai (tidak ada; red.) atau ada penambahan. Jadi, kami sekadar kroscek dan nanti laporan ini dikirim dan menjadi acuan bagi dewan di LAMDIK yang memiliki kewenangan untuk menentukan bagaimana hasilnya nanti,” tambahnya.

Rektor UNIIB, Dr. H. Lukman Hakim, S.Ag., M.H.I. menyambut hangat kedua asesor yang sejak Kamis sore (14/5/26) tiba di Bandara Internasional Banyuwangi. Dalam sambutannya, Rektor menyebut pentingnya asesmen dalam meningkatkan kualifikasi dan kualitas prodi.

MENYAMBUT: Rektor UNIIB, Dr. H. Lukman Hakim, S.Ag., M.H.I. memberikan prakata hangat kepada tim asesor.

“Kami ucapkan ahlan wa sahlan di kampus hijau ini. Yang mana, kegiatan ini sangat penting bagi kualifikasi program studi Tadris Matematika. Sebagai pimpinan, kami mendukung penuh hajat ini. Jadi, kepada tim asesor, kami meminta bimbingan dan rekomendasi dalam melakukan perbaikan dan pengembangan program studi ke depan,” terang Dr. Lukman.

Pembukaan AL diakhiri dengan doa yang dipimpin oleh Ketua YASMY, KH. Muwafiq Amir, B.A. Selepas khidmat doa dilantunkan dan diamini, pembawa acara menutup sesi pembukaan pagi ini. Setelah itu, asesor I dan II, Dekan serta Kaprodi menandatangani berita acara dan surat pernyataan asesmen lapangan.

Sesi selanjutnya diserahkan langsung kepada tim asesor. Diawali dengan konfirmasi data. Kemudian, pukul 13.30 WIB, dilanjutkan sesi wawancara tim asesor dengan mahasiswa program studi Tadris Matematikan, dosen, dan tenaga kependidikan. Di hari selanjutnya, Sabtu (16/5/26) asesor akan melakukan observasi sarana dan prasarana.

(Humas UNIIB)

PGMI TUNTASKAN ASESMEN LAPANGAN HARI KEDUA

BANYUWANGI – Pelaksanaan Asesmen Lapangan (AL) Prodi Pendidikan Guru MI (PGMI) Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi (UNIIB) memasuki hari kedua dengan rangkaian agenda yang semakin krusial dalam tahap akhir penilaian, kegiatan yang berlangsung di Meeting Room pada Sabtu (9/5/26).

Tim asesor melanjutkan proses pendalaman terhadap berbagai aspek akademik dan tata kelola program studi sebagai bagian dari proses penjaminan mutu akademik dan kelembagaan yang berlangsung sejak pagi hingga penutupan kegiatan.

Tidak hanya berfokus pada aspek administratif, asesor juga melaksanakan observasi praktik mengajar dosen guna meninjau secara langsung implementasi pembelajaran di kelas. Proses ini menjadi bagian penting dalam menilai kualitas pembelajaran, kompetensi dosen, serta efektivitas interaksi dalam akademik yang dibangun bersama mahasiswa.

MENILAI: Tinjauan langsung asesor II (Prof. Dr. Sri Marmoah, S.Pd., M.Pd.) dalam proses microteaching.

Peninjauan lapangan juga dilakukan oleh tim asesor yang mencakup pengecekan berbagai sarana dan prasarana pendukung, seperti laboratorium bahasa, ruang podcast, fasilitas umum, dan unit kegiatan mahasiswa.

Di tengah rangkaian asesmen, tim asesor melaksanakan kerja mandiri untuk melakukan verifikasi dan sinkronisasi berbagai data pendukung dan penyampaian feedback berita acara. Tahapan tersebut dilakukan secara cermat sebagai upaya memastikan kesesuaian antara dokumen dengan kondisi riil di lapangan.

Kegiatan asesmen resmi berakhir setelah penandatanganan berita acara oleh jajaran pimpinan, yakni Dekan Fakultas Tarbiyah, Dr. Imam Wahyono, M.Pd., Kaprodi PGMI, Eka Ramiati, M.Pd., Bersama tim asesor LAMDIK, Dr. Aninditya Sri Nugraheni, S.Pd., M.Pd. (UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta) dan Prof. Dr. Sri Marmoah, S.Pd., M.Pd., (Universitas Sebelas Maret Surakarta) dalam rangkaian penutupan.

USAI: Suasana seremonial penutupan AL Prodi PGMI.

Rektor Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi (UNIIB), Dr. H. Lukman Hakim, S.Ag., M.H.I., sampaikan banyak ilmu yang diperoleh dari masukan dan saran oleh tim asesor. Rektor UNIIB juga sampaikan harapannya,

“Yang penting dalam pelaksanaan AL bukan tentang cepat atau lambatnya penutupan, tetapi hasilnya yang sesuai harapan”, gayeng Dr. Lukman dalam sambutan.

Tim asesor turut memberikan kesannya dalam proses asesmen lapangan, Asesor I, Dr. Aninditya Sri Nugraheni, S.Pd., M.Pd., menyampaikan,

“Terimakasih atas penyambutan dan juga jamuannya dengan ramah juga penuh rasa kekeluargaan”, tuai asesor I mengapresiasi.

“Kami memotret secara umum prodi PGMI yang berupaya menjamin kualitas mutu prodi”, lanjutnya.

Prof. Dr. Sri Marmoah, S.Pd., M.Pd., asesor II sampaikan kegiatan sudah berjalan dengan baik dan menunjukkan komitmen tinggi dari seluruh tim. Menurutnya, kesiapan administrasi serta penyajian data patut diapresiasi karena mencerminkan semangat kebersamaan dan profesionalitas prodi PGMI.

Asesor II juga menambahkan bahwa tertarik dengan Prodi PGMI yang memasukkan budaya Osing sebagai bagian dari pembelajaran. Hal ini dianggap sebagai langkah positif yang tidak hanya memperkuat identitas lokal, tetapi juga memperkaya pengalaman mahasiswa dalam memahami nilai-nilai budaya yang relevan dengan konteks pendidikan.“Saya tertarik dengan Prodi PGMI ini, yang memasukkan budaya Osing dalam pembelajaran”, ungkap Asesor II tuai kesannya.

AL PRODI PGMI, REKTOR: MINIMAL BAIK SEKALI, LEBIH-LEBIH BISA UNGGUL

BANYUWANGI – Akhir bulan Maret lalu, program studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi (UNIIB) telah menerima SK akreditasi Baik Sekali dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) setelah menghadapi asesmen lapangan pada Kamis s.d Jumat (12-13/2/26). Dan kali ini, pada Jumat pagi (8/5/26) asesmen lapangan kembali dilaksanakan pada program studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).

PEMBUKAAN: Asesor disambut dengan hangat oleh sivitas akademika UNIIB.

Pembukaan kegiatan ini bertempat di Meeting Room UNIIB. Dimulai pukul 08.00 WIB, pembukaan asesmen dihadiri oleh Ketua Yayasan Sosial dan Pendidikan Islam Ibrahimy (YASMY), pimpinan yang terdiri dari rektor dan wakil-wakil rektor, Dekan dan Kaprodi serta dosen-dosen Fakultas Tarbiyah, berikut juga Ketua LPM dan LPPM.

Tidak berbeda dengan program studi PIAUD, asesor dalam AL PGMI ini juga ditugaskan oleh LAMDIK, yakni Dr. Aninditya Sri Nugraheni, S.Pd., M.Pd. (UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta) sebagai asesor I dan Prof. Dr. Sri Marmoah, S.Pd., M.Pd. (Universitas Sebelas Maret Surakarta) sebagai asesor II. Dalam sambutannya, Dr. Aninditya memberikan candaan yang membuat ruang asesmen ini lebih hangat dan tidak tegang.

BERTUGAS: Asesor I, Dr. Aninditya Sri Nugraheni, S.Pd., M.Pd. (UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta) dalam sambutan.

“Kami dari LAMDIK mendapatkan tugas untuk bersilaturahim di ruangan ini bukan untuk menggurui, juga bukan untuk menghantui. Kami sangat memahami beban yang bapak-ibu rasakan. Tapi, sebenarnya keadaan dan realitasnya (kami; asesor, red.) tidak seseram dan se-menakutkan itu,” gurau Dr. Aninditya disambut tawa seisi ruangan.

Ibu Aninditya juga menyampaikan bahwa kehadiran asesor LAMDIK tidak lantas untuk melakukan penghakiman. Melainkan memberitahukan hal yang dapat dilakukan oleh tim akreditasi.
“Kami tidak menakutkan. Sebab, di LAMDIK, kami dibekali asas perilaku yang humanis. Sehingga, orientasi yang sebenarnya dari kehadiran kami adalah memberitahu apa-apa yang dapat dilakukan bapak-ibu semua. Tentu dalam rangka suksesi asesmen ini,” imbuhnya.

Asesmen lapangan yang akan berakhir pada hari kedua, yakni besok Sabtu (9/5/26), setidaknya terbagi dalam tiga (3) sesi. Seperti yang disampaikan asesor II, Ibu Sri Marmoah memberi gambaran umum kepada seluruh hadirin mengenai kegiatan yang akan dilaksanakan hingga besok hari.

VERIFIKASI: Asesor II, Prof. Dr. Sri Marmoah, S.Pd., M.Pd. (Universitas Sebelas Maret Surakarta) menjelaskan tujuan dan tugasnya.

“Di hari pertama kami melakukan konfirmasi data. Kemudian, siang nanti kita akan melakukan wawancara kepada dosen, pegawai, mahasiswa serta alumni. Kemudian, besok kita akan melakukan observasi lapangan. Ini semua kami lakukan semata-mata untuk memverifikasi. Sehingga jika ada yang kurang tepat, kami akan memberikan masukan-masukan. Jadi, tidak perlu tegang-tegang. Santai saja,” ujar Prof. Sri Marmoah disusul riuh tawa forum.

Rektor UNIIB, Dr. H. Lukman Hakim, S.Ag., M.H.I., sampaikan harapannya dalam sambutan.

Pada Jumat yang tentunya penuh berkah ini, Rektor UNIIB, Dr. H. Lukman Hakim, S.Ag., M.H.I. menyambut dengan baik kedua asesor. Setelah menjelaskan histori UNIIB dari masa ke masa, dari mulai menjadi cabang Fakultas Tarbiyah Universitas Ibrahimy (Situbondo) hingga pada tahun 2024 beralih bentuk dan bernomenklatur universitas, Dr. Lukman berharap, kegiatan ini mendapatkan rida Allah Swt.

“Mudah-mudahan kegiatan asesmen ini seiring rida Allah Swt. Dan kami memohon kepada asesor agar memberikan arahan serta bimbingan kepada kami untuk setiap prodi yang ada di UNIIB, terutama prodi PGMI. Semoga mendapatkan akreditasi Baik Sekali. Lebih-lebih bisa unggul,” terang Dr. Lukman.

Asesmen lapangan berlangsung dengan lancar melalui sejumlah rangkaian agenda penting. Tahapan dalam asesmen tersebut adalah kunjungan sarana dan prasarana serta sesi wawancara dengan berbagai pihak yang terlibat langsung dalam proses pendidikan dan pengembangan institusi.

Wawancara dilakukan kepada mahasiswa, alumni, dosen, serta pengguna sebagai bentuk pendalaman informasi terkait kualitas akademik, proses pembelajaran, hingga relevansi lulusan di dunia kerja dan pengabdian masyarakat. Melalui sesi ini, tim asesor menggali berbagai masukan, pengalaman, serta capaian yang telah dirasakan oleh masing-masing pihak.

UNIIB JADI DOSEN TAMU DI UNIBA, SECARA INTERAKTIF BAHAS KONSEP ALJABAR VEKTOR

BANYUWANGI – Sebagai upaya memperkuat kolaborasi akademik antarperguruan tinggi serta meningkatkan kualitas pembelajaran di bidang matematika, Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi (UNIIB) dan Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Banyuwangi (UNIBA) menyelenggarakan kegiatan visiting lecture pada Kamis, 7 Mei 2026 pukul 13.00 WIB secara daring melalui Google Meet.

Robisha Zarifa Ribaah Aziz, M.Pd., dosen UNIIB.

Pada kegiatan akademik tersebut, Robisha Zarifa Ribaah Aziz, M.Pd., dosen dari UNIIB, hadir sebagai dosen kuliah tamu pada mata kuliah Aljabar Linear Elementer dengan mengangkat topik “Aljabar Vektor”. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika UNIBA dan berlangsung secara interaktif dengan antusiasme peserta yang tinggi. Dalam pemaparannya, Robisha Zarifa Ribaah Aziz, M.Pd. menekankan bahwa aljabar vektor merupakan salah satu fondasi penting dalam pembelajaran matematika modern karena tidak hanya berkaitan dengan kemampuan operasional, tetapi juga penguatan pemahaman konseptual, penalaran logis, serta kemampuan pemecahan masalah matematis. Materi yang disampaikan meliputi konsep dasar vektor, operasi vektor, hasil kali titik, hingga penerapan vektor dalam berbagai konteks matematika dan kehidupan sehari-hari.

Penyampaian materi dilakukan dengan pendekatan konseptual dan visual sehingga mahasiswa tidak hanya memahami prosedur perhitungan, tetapi juga mampu menghubungkan konsep aljabar vektor dengan fenomena nyata dan penerapan dalam bidang ilmu lainnya. Pendekatan tersebut mendorong mahasiswa untuk lebih aktif dalam membangun pemahaman matematis secara mendalam.

Kegiatan visiting lecture dibuka dengan sambutan dari Kaprodi Pendidikan Matematika UNIBA, Dzurotul Mutimmah, S.Si., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan kuliah tamu merupakan bagian penting dalam pengembangan atmosfer akademik yang kolaboratif dan inovatif di lingkungan perguruan tinggi. Beliau juga mengungkapkan apresiasi kepada UNIIB atas kontribusi dan kerja sama yang telah terjalin dengan baik. Menurutnya, kegiatan visiting lecture tidak hanya memberikan tambahan wawasan keilmuan bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi sarana pertukaran ide dan pengalaman akademik antar dosen serta institusi pendidikan tinggi.

“Kolaborasi akademik seperti ini sangat penting untuk terus dikembangkan karena mampu membuka ruang diskusi ilmiah yang lebih luas bagi mahasiswa. Kami berharap mahasiswa dapat memperoleh perspektif baru dalam memahami konsep matematika, khususnya pada materi Aljabar Linear Elementer,” tutur beliau dalam sambutannya.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan ditutup melalui sesi diskusi serta tanya jawab yang aktif antara mahasiswa dan pemateri. Berbagai pertanyaan yang muncul menunjukkan tingginya minat mahasiswa dalam mendalami materi aljabar vektor serta penerapannya dalam pembelajaran matematika. Melalui kegiatan visiting lecture ini, diharapkan terjalin sinergi akademik yang semakin kuat antara UNIIB dan UNIBA dalam mendukung pengembangan pendidikan tinggi, khususnya pada bidang pendidikan matematika, sekaligus menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna, inovatif, dan relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

PIAUD UNIIB TERLIBAT AKTIF DALAM FORUM RAT KE-VI PPIAUD

Malang — Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi (UNIIB) turut berpartisipasi dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-6 Perkumpulan Program Studi PIAUD (PPIAUD) yang diselenggarakan di Amarta Hills Hotel and Resort. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 29 April hingga 1 Mei 2026, dan diikuti oleh 146 peserta yang mewakili 74 perguruan tinggi Islam dari seluruh Indonesia.

FOTO BARENG: PPIAUD dalam forum RAT ke-VI

Delegasi UNIIB diwakili oleh Ketua Program Studi PIAUD, Ibu Riris Wahyuningsih, M.Pd., serta dosen PIAUD, Ibu Maria Qori’ah, M.Pd. Kehadiran keduanya menjadi bagian dari kontribusi aktif UNIIB dalam penguatan jaringan akademik dan peningkatan mutu pendidikan anak usia dini berbasis Islam di tingkat nasional.

Dalam forum tersebut, Prodi PIAUD UNIIB berhasil menjalin kerja sama strategis dengan sejumlah perguruan tinggi Islam terkemuka, yakni UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Universitas Islam Malang, UIN Salatiga, serta UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Kerja sama ini mencakup berbagai program akademik dan pengembangan tridharma perguruan tinggi.

Selain penandatanganan kerja sama, kegiatan lanjutan yang dilaksanakan meliputi Visiting Lecture, Pengabdian kepada Masyarakat, serta keterlibatan sebagai pemateri dalam kegiatan Stadium General. Kegiatan-kegiatan tersebut difasilitasi oleh tiga perguruan tinggi di Malang, yaitu UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Universitas Islam Malang, dan Universitas Al-Qolam.

FORUM: Visiting Lecture oleh Ketua Program Studi PIAUD UNIIB, Riris Wahyuningsih, M.Pd.,

Partisipasi aktif ini diharapkan mampu memperkuat posisi Prodi PIAUD UNIIB dalam kancah nasional serta mendorong peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat yang berorientasi pada pengembangan anak usia dini berbasis nilai-nilai keislaman.