Webinar Nasional: Deteksi Dini dan Sentuhan Terapeutik, Kunci Optimalisasi Perkembangan Bahasa Anak

Banyuwangi, 2 Agustus 2025 — Universitas Ibrahimy Banyuwangi bekerja sama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Madura sukses menggelar Webinar Nasional bertajuk “Optimalisasi Perkembangan Bahasa Anak: Peran Deteksi Dini Speech Delay dan Sentuhan Terapeutik Pijat Bayi”, pada Sabtu, 2 Agustus 2025.

Webinar ini menghadirkan tiga narasumber kompeten dalam bidang pendidikan anak usia dini dan perkembangan bahasa, yakni:

  • Riris Wahyuningsih, M.Pd
  • Dr. Ria Astuti, M.Pd
  • Ria Octaviana, M.Pd

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pendidik, mahasiswa, dan masyarakat umum tentang pentingnya deteksi dini gangguan bicara (speech delay) pada anak usia dini serta bagaimana terapi pijat bayi dapat menjadi salah satu pendekatan pendukung dalam merangsang kemampuan bahasa anak.

Dalam penyampaiannya, Riris Wahyuningsih, M.Pd menekankan pentingnya peran guru dan orang tua sebagai pihak pertama yang harus mampu mengenali tanda-tanda keterlambatan bicara sejak dini.
Sementara itu, Ria Octaviana, M.Pd, membahas aspek edukatif dan psikologis dari keterlambatan perkembangan bahasa, serta strategi kolaboratif yang bisa dilakukan antara keluarga, guru, dan tenaga profesional.
Dr. Ria Astuti, M.Pd melengkapi diskusi dengan membahas terapi pijat bayi sebagai salah satu bentuk stimulasi sensorik dan motorik yang dapat mendukung perkembangan sistem saraf anak, termasuk dalam ranah berbahasa.

Webinar ini berlangsung secara daring dan diikuti oleh peserta dari berbagai latar belakang, terutama mahasiswa Prodi PIAUD dari kedua universitas penyelenggara, guru PAUD, dan praktisi pendidikan anak. Antusiasme peserta tercermin dari aktifnya sesi diskusi dan sharing pengalaman lapangan yang memperkaya perspektif semua pihak.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pintu masuk kolaborasi lanjutan dalam pengembangan keilmuan dan praktik terbaik untuk mendukung tumbuh kembang anak usia dini, khususnya dalam aspek bahasa dan komunikasi.

Webinar Kolaboratif Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi dan STAIN Mandailing Natal: Story Time sebagai Media Literasi Multikultural dan Solusi Pengurangan Screen Time Anak Usia Dini

Banyuwangi, 4 Juli 2025 – Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi bersama Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Mandailing Natal sukses menyelenggarakan webinar bertema “Story Time sebagai Media Literasi Multikultural dan Solusi Pengurangan Screen Time Anak Usia Dini”, pada Jumat, 4 Juli 2025.

Kegiatan ini merupakan bentuk kerja sama antarlembaga dalam rangka pengembangan keilmuan di bidang Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), dan diikuti oleh seluruh mahasiswa Program Studi PIAUD dari kedua kampus tersebut.

Webinar menghadirkan dua narasumber kompeten di bidangnya, yaitu Riris Wahyuningsih, M.Pd dan Annisa Wahyuni, M.Pd, yang membagikan wawasan seputar pentingnya kegiatan mendongeng (story time) sebagai metode pembelajaran yang menyenangkan dan mendidik, khususnya untuk anak usia dini.

Dalam pemaparannya, Annisa Wahyuni, M.Pd menjelaskan bahwa melalui kegiatan mendongeng yang memperkenalkan beragam cerita dari berbagai budaya, anak-anak dapat diperkenalkan pada nilai-nilai multikultural yang penting dalam membentuk karakter sejak dini. Literasi multikultural ini menjadi salah satu upaya dalam menanamkan sikap toleran, empati, dan saling menghargai perbedaan.

Sementara itu, Riris Wahyuningsih, M.Pd menyoroti tingginya durasi screen time pada anak-anak di era digital saat ini. Ia menyampaikan bahwa mendongeng dapat menjadi solusi praktis untuk mengalihkan ketergantungan anak terhadap layar gadget, sekaligus mempererat hubungan emosional antara anak dan orang dewasa.

Webinar ini tidak hanya memberikan bekal teoretis, tetapi juga disertai contoh-contoh praktis teknik mendongeng yang bisa diterapkan dalam proses pembelajaran anak usia dini baik di lingkungan keluarga maupun pendidikan formal.

Melalui kegiatan ini, kedua perguruan tinggi berharap dapat terus memperkuat kolaborasi dalam mengembangkan inovasi pendidikan anak usia dini yang relevan dengan tantangan zaman, serta mencetak pendidik-pendidik yang peduli terhadap pentingnya literasi dan nilai-nilai budaya sejak dini.

Prodi Tadris Matematika UNIIB Selenggarakan Kuliah Tamu “Kalkulus Diferensial” bersama UIMSYA

Banyuwangi — Program Studi Tadris Matematika Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi (UNIIB) kembali melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat melalui kegiatan Kuliah Tamu dengan tema “Kalkulus Diferensial”. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting pada Minggu, 15 Maret 2025, dan diikuti oleh mahasiswa semester 1 Program Studi Tadris Matematika.

Kegiatan kuliah tamu ini merupakan bagian dari implementasi Memorandum of Agreement (MoA) antara Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi (UNIIB) dan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas KH. Muhtar Syafaat (UIMSYA). Melalui kegiatan ini, kedua institusi berkomitmen memperkuat kerja sama dalam bidang akademik, khususnya dalam peningkatan mutu pembelajaran matematika dan pengembangan kompetensi mahasiswa calon pendidik.

Kuliah tamu ini menghadirkan Ahmad Sofiyullah, M. Pd., dosen Prodi Tadris Matematika dari Universitas KH. Muhtar Syafaat yang menyampaikan berbagai konsep penting dalam kalkulus diferensial, termasuk penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Materi disampaikan secara interaktif, diikuti dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berjalan dinamis antara pemateri dan peserta.

Alex Haris Fauzi, M.Pd., selaku Ketua Program Studi Tadris Matematika UNIIB, menyampaikan bahwa kegiatan kuliah tamu ini memberikan dampak positif bagi mahasiswa, terutama dalam memahami secara mendalam konsep dan penerapan kalkulus diferensial. “Kegiatan ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan kualitas pembelajaran mahasiswa, khususnya pada mata kuliah Kalkulus Diferensial. Selain memperluas wawasan keilmuan, kuliah tamu ini juga mampu menumbuhkan motivasi belajar dan semangat akademik mahasiswa dalam memahami bidang matematika secara lebih kontekstual,” ungkapnya.

Kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari peserta. Mahasiswa tampak aktif berpartisipasi dalam diskusi dan menunjukkan minat besar terhadap materi yang disampaikan. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih luas dan relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan matematika.

Kegiatan kuliah tamu ini menjadi salah satu bentuk komitmen Program Studi Tadris Matematika UNIIB dalam mewujudkan visi pendidikan yang unggul dan kolaboratif, sekaligus mempererat kerja sama antarperguruan tinggi dalam pengembangan keilmuan dan profesionalisme calon pendidik di masa depan.

Kuliah Tamu Tadris Matematika IAI Ibrahimy Kupas Kurikulum dan Pembelajaran Matematika di Era Merdeka Belajar

Banyuwangi, 3 Oktober 2024 — Suasana ruang C8 Kampus IAI Ibrahimy Genteng-Banyuwangi tampak hidup pagi itu. Puluhan mahasiswa Program Studi Tadris Matematika berkumpul dengan antusias, menyimak paparan dari praktisi pendidikan yang telah lama berkecimpung di dunia pengajaran matematika. Melalui kegiatan Kuliah Tamu bertajuk “Kurikulum dan Pembelajaran Matematika di Sekolah”, yang dilaksanakan pada tanggal 3 Oktober 2024, para mahasiswa diajak memahami lebih dalam tentang arah dan implementasi Kurikulum Merdeka dalam konteks pembelajaran matematika.

Zaenal Arifin, M.Pd., Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Matematika Kabupaten Banyuwangi.

Kegiatan yang digelar oleh Program Studi Tadris Matematika IAI Ibrahimy ini menghadirkan Zaenal Arifin, M.Pd., Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Matematika Kabupaten Banyuwangi, Koordinator Guru Penggerak Kabupaten Banyuwangi, sekaligus Guru Matematika di SMPN 1 Bangorejo.

Dalam pemaparannya, Zaenal Arifin menyampaikan bahwa Kurikulum Merdeka menuntut guru untuk lebih kreatif dalam mengelola proses belajar. “Guru matematika tidak hanya dituntut menguasai konsep, tetapi juga harus mampu menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan, kontekstual, dan relevan dengan kehidupan siswa,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya pembelajaran berbasis proyek dan eksplorasi masalah nyata agar siswa dapat berpikir kritis dan analitis.

Kegiatan ini disambut positif oleh mahasiswa. Mila Rohmatun Nisa, salah satu mahasiswa semester enam, mengaku mendapatkan banyak wawasan baru. “Selama ini kami hanya mengenal Kurikulum Merdeka dari teori di kelas. Melalui kuliah tamu ini, kami bisa melihat langsung bagaimana penerapannya di sekolah dan tantangan yang dihadapi guru di lapangan,” ungkapnya dengan penuh semangat.

Ketua Program Studi Tadris Matematika IAII, Alex Haris Fauzi, M.Pd., menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa kuliah tamu ini merupakan bagian penting dari strategi peningkatan kompetensi mahasiswa dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan.

“Kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran kontekstual yang menghubungkan teori di bangku kuliah dengan praktik di lapangan. Ini akan menjadi bekal berharga bagi mahasiswa sebagai calon guru matematika yang akan mengabdikan diri di lembaga pendidikan,” tutur Alex Haris Fauzi.

Lebih lanjut, Alex menambahkan bahwa kegiatan ini juga merupakan langkah konkret Program Studi Tadris Matematika IAII dalam memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap implementasi Kurikulum Merdeka, yang menekankan pada kemandirian belajar dan pembentukan karakter peserta didik.

Mahasiswa Tadris Matematika, peserta dalam kuliah tamu.

Dengan adanya kuliah tamu ini, diharapkan mahasiswa Tadris Matematika IAII semakin siap dan percaya diri untuk menjadi pendidik yang profesional, inovatif, serta mampu menghadirkan pembelajaran matematika yang inspiratif di masa depan.

Program Studi Tadris Matematika IAII Gelar Pelatihan Aplikasi Geogebra bagi Guru dan Siswa Yayasan Pondok Pesantren Miftahul Ulum Banyuwangi

Banyuwangi — Program Studi Tadris Matematika Institut Agama Islam Ibrahimy (IAII) Genteng Banyuwangi menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berupa “Pelatihan Aplikasi Geogebra untuk Guru pada Pembelajaran Matematika”. Kegiatan ini diselenggarakan pada Minggu, 25 Februari 2024, bertempat di Aula Madrasah Aliyah (MA) Miftahul Ulum Bengkak, Wongsorejo, Banyuwangi. Pelatihan ini diikuti oleh para guru serta siswa dari lembaga-lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Miftahul Ulum Bengkak Wongsorejo, yaitu MA Miftahul Ulum, SMK Ibrahimy, MTs Miftahul Ulum, dan MI Miftahul Ulum.

MENYIMAK: Peserta menyimak dengan penuh saat narasumber menyampaikan materi.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Memorandum of Agreement (MoA) antara Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Ibrahimy (IAII) Genteng Banyuwangi dengan Yayasan Pondok Pesantren Miftahul Ulum Bengkak Wongsorejo. Melalui kegiatan ini, Prodi Tadris Matematika berupaya mengimplementasikan salah satu tri dharma perguruan tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat, dengan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran matematika di lingkungan pendidikan mitra.

Pelatihan ini menghadirkan Alex Haris Fauzi, M.Pd., selaku Ketua Program Studi Tadris Matematika IAII Genteng, sebagai pemateri utama. Dalam pemaparannya, ia menyampaikan pentingnya pemanfaatan teknologi pembelajaran berbasis digital, khususnya aplikasi Geogebra, dalam mendukung visualisasi konsep-konsep matematika. “Penggunaan Geogebra dapat membantu guru menjelaskan materi matematika secara lebih interaktif dan menarik, sehingga siswa lebih mudah memahami konsep abstrak melalui representasi visual. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi pedagogik guru sekaligus memotivasi siswa untuk lebih mencintai matematika,” ujar Alex Haris Fauzi.

Sementara itu, Tohari, S.Pd.I, selaku Kepala MA Miftahul Ulum Bengkak, menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap kegiatan kolaboratif ini. Ia menilai bahwa pelatihan tersebut memberikan manfaat besar, baik bagi guru maupun siswa. “Kami sangat berterima kasih kepada pihak IAII Genteng terutama pada Program Studi Tadris Matematika yang telah memberikan pelatihan ini. Melalui kegiatan ini, para guru mendapatkan wawasan baru tentang inovasi pembelajaran matematika berbasis teknologi, dan para siswa juga semakin termotivasi untuk belajar matematika dengan cara yang lebih menyenangkan,” ungkapnya.

MEMPERHATIKAN: Siswa-Siswi menyimak penyampaian materi.

Kegiatan pelatihan berlangsung interaktif, di mana peserta tidak hanya menerima materi secara teoritis tetapi juga melakukan praktik langsung menggunakan aplikasi Geogebra. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan dan diskusi yang muncul selama sesi berlangsung.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan mitra semakin kuat, serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu pembelajaran, khususnya dalam bidang pendidikan matematika. Program Studi Tadris Matematika IAII Genteng berkomitmen untuk terus berkontribusi aktif dalam pemberdayaan masyarakat pendidikan melalui berbagai kegiatan pelatihan, penelitian, dan inovasi pembelajaran di masa mendatang.

TINGKATKAN KUALITAS PRODI, FAKULTAS TARBIYAH IKUTI PENGUATAN LOKAKARYA DAN PRODI PTKI

Surabaya – Seiring berjalannya waktu Fakultas Tarbiyah kini memiliki 5 prodi unggulan yakni Program Studi (Prodi) PAI, PGMI, PIAUD, Tadris Matematika, dan Manajemen Pendidikan Islam. Bertambahnya prodi tentunya diiringi dengan tambahnya tanggung jawab untuk mengelola prodi tersebut menjadi lebih baik. Oleh karena itu Dekan Fakultas Tarbiyah IAI Ibrahimy Genteng Banyuwangi Imam Wahyono, M.Pd.I sebagai perwakilan menghadiri kegiatan “Penguatan Lokakarya dan Program Studi Pada PTKI” yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam bertempat di Surabaya Rabu – Jumat (06-08 Desember 2023).

Mengundang 90 Orang perwakilan dari PTKI di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lamdik, Lamemba, BAN PT, Kopertais Jawa Barat, Kopertais Jawa Timur, Kopertais Jawa Tengah, Subdit Pengembangan Akademik, dan Tim Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kementerian Agama. Serta menghadirkan beberapa pemateri yang kompeten di bidangnya seperti Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Ketua Umum LAMDIK, Dewan Eksekutif LAMEMBA, Tim Pokja Pengendalian Perguruan Tinggi, Akademik Dit Kelembagaan Ditjen Dikti Ristek Kemendikbudristek, dan Tim BestQ.

Kegiatan lokakarya dan program studi berlangsung dengan khidmat tentunya karena semua menyadari tentang pentingnya topik yang dibahas yakni terkait penguatan mutu SDM serta pengelolaan perguruan tinggi. Sehingga di kesempatan tersebut selain menyimak penjelasan dari pemateri peserta juga menyampaikan beberapa keluhan dan hambatan yang dialami dalam proses pengelolaan perguruan tinggi selama ini.

Adanya kegiatan ini diharapkan dapat membantu dalam pengelolaan masing-masing perguruan tinggi terkhususnya yang baru menambah prodi baru. Diharapkan juga dapat membantu dalam peningkatan dan pengelolaan SDM serta manajemen pengelolaan di tingkat perguruan tinggi mencakup fakultas dan prodi. Turut sertanya Fakultas Tarbiyah dalam kegiatan tentu saja dengan harapan kedepannya makin meningkatkan kualitas dan membawa prodi-prodi menjadi prodi unggulan dengan akreditasi yang memuaskan. 

MENYONGSONG REVOLUSI INDUSTRI 5.0, FAKULTAS TARBIYAH GELAR SEMINAR NASIONAL UNTUK MENYIAPKAN PENDIDIK KREATIF

Banyuwangi – Revolusi Industri terus berkembang secara pesat hingga kini kita telah sampai di revolusi industri 5.0. Guna menyambut era revolusi baru ini tentunya kita harus mempersiapkan beberapa hal, oleh karena itu Fakultas Tarbiyah IAI Ibrahimy Genteng Jum’at (16/06/2023) menyelenggarakan Seminar Nasional bertajuk “Being a Creative Teacher in the Industrial Revolution Era 5.O.”

Acara yang berlangsung mulai pukul 13.00 WIB tersebut dibuka dengan sambutan dari Dekan Fakultas Tarbiyah Imam Wahyono, M.Pd.I. “Ke­giatan Seminar kali ini merupakan kegiatan yang sangat luar biasa, hari ini kalian semua akan ditemani oleh 2 Narasumber yang hebat dan berpengalaman di trend kreatif ini. Silahkan nanti ilmu dari beliau dicermati dengan seksama,”ungkapnya.

Seminar nasional menghadirkan 2 narasumber yang sudah kompeten di dalam bidangnya yakni Setyoadi Purwanto, S.Pd., M.Pd.I dan Dr. Nur Wiarsih M.Pd. Setyoadi Purwanto, S.Pd., M.Pd.I menjabat sebagai Ketua STPI (Sekolah Tinggi Pendidikan Islam) Bina Insan Mulia (BIM) Yogyakarta, Founder SCLA Indonesia, dan Trainer Kreafitas Nasional. Pria yang akrab disapa Kak Adi ini menyampaikan bahwa di era yang semakin berkembang ini alangkah baiknya sebagai guru agar selalu berusaha menjadi lebih kreatif. “Sebagai Guru tentu kita harus mempersiapkan diri menyambut setiap perkembangan zaman. Makin kreatif kita dalam penyampaian materi maka peserta didik akan makin bersemangat dalam menimba ilmu,”tambahnya.

Ditengah berlangsungnya seminar ketika diminta menunjukan semangat kreatifitasnya Mahasiswa Fakultas Tarbiyah yang di pandu oleh Siti Nur Haniah merespon baik dengan menyanyikan yel yel tentang semangat mengajar dengan penuh semangat dan kompak.

Sementara narasumber dari kampus Ibrahimy yakni Dr. Nur Wiarsih M.Pd yang juga merupakan Dosen Program Studi PGMI (Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah) mengingatkan bahwa  saat ini semuanya sedang berada di suatu masa yang segala sesuatunya tidak pernah kita pikirkan sebelumnya. Dahulu tidak pernah terbayangkan betapa pengaruh gadget dalam kehidupan kita setiap hari, “dulu kita tidak pernah membayangkan berada di masa dimana kita tidak perlu datang ke Sekolah untuk belajar. Dulu orang hanya bisa belajar dari guru namun saat ini guru bukan hanya satu satunya sumber pengetahuan atau informasi. Zamannya sudah berubah seperti ini kalau kita masih tetap tidak bisa memunculkan ide kreatif dalam mengajar kita akan tertinggal,”imbuhnya.

SAMBUT PRODI BARU, FAKULTAS TARBIYAH LAKSANAKAN STUDI TIRU DI UNIVERSITAS IBRAHIMY SUKOREJO

Sukorejo – Prodi baru Tadris Matematika IAI Ibrahimy Genteng yang berada di bawah naungan Fakultas Tarbiyah mulai membuka pendaftaran mahasiswa baru tahun ini. Guna mewujudkan prodi yang terus berproses menjadi lebih baik maka Fakultas Tarbiyah melakukan Studi Tiru di Universitas Ibrahimy Sukorejo (UNIB), Sabtu (10/06/2023).

Kunjungan tersebut diterima oleh Dekan Fakultas Tarbiyah UNIB Dr. Hariyanto, M.Pd.I yang memberi banyak arahan serta masukan untuk pengelolaan prodi Tadris Matematika kedepannya. Beberapa hal yang disampaikan dalam kegiatan studi tiru tersebut salah satunya tentang penyusunan kurikulum yang diharapkan sesuai kebutuhan pasar pada saat ini, salah satu perwujudannya dengan pelaksanaan program MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka).  

Beliau juga menyampaikan bahwa prodi Tadris Matematika sambil menata manajemen sebaiknya juga menyiapkan pengelolaan karya ilmiah melalui Jurnal. Nantinya Prodi Tadris Matematika di Fakultas Tarbiyah UNIB siap berkolaborasi dalam pengelolaannya dengan melibatkan Mahasiswa dan Dosen.

Pembahasan lain yang dibahas dalam studi tiru yaitu rencana pelaksanaan kegiatan KKN (Kuliah Kerja Nyata) kolaborasi. Wakil Rektor I IAI Ibrahimy Genteng Banyuwangi Dr. H. Ahmad Aziz Fanani, M.Pd.I berkeinginan nantinya IAI Ibrahimy Genteng dan UNIB bisa berkolaborasi dalam kegiatan KKN agar bisa menebar kemanfaatan dan mengabdi kemasyarakat

Imam Wahyono, M.Pd.I Selaku Dekan Fakultas Tarbiyah IAI Ibrahimy Genteng mengungkapkan rasa terimakasih karena telah diterima dengan baik, dapat belajar dan mendapat banyak masukan. “Kami berharap dengan dilaksnakannya studi tiru di Universitas Ibrahimy Situbondo ini, apa yang menjadi harapan kami di Tadris Matematika kedepannya dapat berjalan lancar sesuai dengan tuntutan masyarakat,”ungkapnya.

SEMINAR NASIONAL: Optimalisasi Tumbuh Kembang Anak, Sinergi 3 Perguruan Tinggi untuk Masa Depan Anak Indonesia

Tuban, 23 Maret 2023 — Institut Agama Islam (IAI) Al Hikmah Tuban bekerja sama dengan IAI Ibrahimy Banyuwangi dan Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidempuan sukses menyelenggarakan Seminar Nasional bertajuk “Optimalisasi Tumbuh Kembang Anak: Langkah Promotif, Preventif, Kuratif, dan Rehabilitatif” pada Kamis, 23 Maret 2023.

Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber ahli di bidang pendidikan dan psikologi anak, yaitu:

  • Sakinah Seregar, M.Pd
  • Riris Wahyuningsih, M.Pd
  • Laily Hidayati, M.Psi, Psikolog

Seminar ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman para pendidik, orang tua, serta mahasiswa tentang pentingnya pendekatan menyeluruh dalam tumbuh kembang anak. Pendekatan tersebut meliputi upaya promotif (pemberdayaan dan edukasi sejak dini), preventif (pencegahan dini terhadap masalah tumbuh kembang), kuratif (penanganan ketika anak mengalami gangguan), hingga rehabilitatif (pemulihan anak agar dapat berfungsi optimal dalam kehidupan sosial).

Dalam paparannya, Sakinah Seregar, M.Pd menekankan pentingnya sinergi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara holistik. Sementara itu, Riris Wahyuningsih, M.Pd menyoroti peran guru sebagai ujung tombak pendidikan karakter dan pendeteksi dini masalah perkembangan anak di sekolah.

Laily Hidayati, M.Psi, Psikolog memberikan perspektif psikologis tentang bagaimana intervensi tepat dapat membantu anak mengatasi trauma dan hambatan perkembangan, serta pentingnya rehabilitasi sebagai bagian dari proses pemulihan.

Kegiatan ini berlangsung secara daring dan diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai kalangan, termasuk dosen, mahasiswa, guru PAUD dan SD, serta pemerhati pendidikan anak. Peserta sangat antusias mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab, yang memperkaya wawasan tentang strategi konkret dalam mendukung perkembangan anak secara optimal.

Kegiatan dihadiri oleh 80 peserta, yang merupakan gabungan mahasiswa Prodi PIAUD dari ketiga universitas. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan dalam sesi diskusi dan tanya jawab, di mana banyak pertanyaan menarik seputar implementasi pendekatan tersebut di lingkungan pendidikan dan keluarga.

Koordinator kegiatan menyampaikan bahwa webinar ini menjadi langkah awal dari kerja sama berkelanjutan antar institusi untuk terus mengembangkan kompetensi mahasiswa dan meningkatkan kualitas lulusan PIAUD sebagai calon pendidik profesional di masa depan.

Dengan suksesnya kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh dalam konteks akademik maupun praktik pendidikan anak usia dini, serta memperkuat peran mereka dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

MEMBANGGAKAN! TIM PRODI PIAUD IAI IBRAHIMY GENTENG BANYUWANGI KEMBALI RAIH JUARA PADA LOMBA GEBYAR KREASI TINGKAT NASIONAL

Jambi – Prestasi gemilang berhasil diraih kembali oleh tim PIAUD (Pendidikan Islam Anak Usia Dini) IAI Ibrahimy Genteng Banyuwangi dalam kancah nasional. Tak puas dengan prestasi yang telah diraih sebelumnya, yaitu sebagai juara 1 nasional lomba senam kreasi AUD. Kali ini Tim PIAUD kembali raih 2 prestasi sekaligus yaitu juara 1 lomba gerak dan lagu AUD (anak usia dini) dan juara 2 lomba karya tulis ilmiah. Mengalahkan peserta lain baik dari berbagai Universitas negeri dan swasta dalam event tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini IAI Nusantara Batang Hari dalam rangka peringatan hari jadi yang ke-6. Acara yang dibuka pendaftarannya sejak tanggal 22 Februari berakhir dengan pengumuman para pemenang lomba pada Minggu (12/03/2023) melalui akun Instagram resmi Himpunan Mahasiswa Prodi (Program Studi) PIAUD IAI Nusantara Batang Hari.

Pada kegiatan yang berlangsung secara daring tersebut, tim PIAUD IAI Ibrahimy Genteng Banyuwangi mengirimkan perwakilan pada 3 kategori lomba yakni gerak dan lagu AUD, cipta baca puisi, dan karya tulis ilmiah (KTI). Kategori lomba gerak dan lagu AUD perwakilan mahasiswa Rahayu Puspita Sari, Dwi Ariani, Siti Hifniatuz Zahro, Ageng Harta Kumala, dan Laila Alfiana Rizky didampingi langsung oleh Moh. Anas Saymsudin, M,Pd dengan judul gerak dan lagu “Aku Cinta Tembang Jawa (Kucing Jawa)”.

Lalu kategori lomba karya tulis ilmiah (KTI) mengirimkan satu perwakilan atas nama Lala Risti Novita Sari didampingi langsung oleh Maria Qori’ah, M.Pd selaku Dosen Prodi PIAUD IAI Ibrahimy Genteng Banyuwangi, dengan artikel berjudul “Determinan Ekonomi dan Sosial pada Anak Stunting di Kecamantan Srono”. Sedangkan pada kategori lomba cipta baca puisi perwakilan mahasiswa yakni Siti Nur Haniah dan Siti Nurlailatul Jannah didampingi oleh Dosen Viena Wanidha Andriani, M.Li. Mengirimkan 2 karya puisi bertajuk “Selaksa Cerita” dan “Aksara Cinta Mahasiswa”.

Prestasi membanggakan ini menunjukan bahwa Mahasiswa Fakultas Tarbiyah terkhususnya prodi PIAUD memiliki potensi luar biasa dan mumpuni untuk bersaing di kancah nasional. Penampilan apik tersebut tak lepas dari support semua dosen IAI Ibrahimy Genteng Banyuwangi khusunya para dosen Prodi PIAUD.Dekan Fakultas Tarbiyah Imam Wahyono, M.Pd.I sangat mengapresiasi seluruh mahasiswa yang turut serta berpartisipasi dalam event tersebut. Beliau berharap semoga kabar baik ini, bisa memantik semangat Mahasiswa Fakultas Tarbiyah lainnya untuk berlomba-lomba menampilkan bakat dan kemampuan hebat lainnya, berpastisipasi dan unjuk gigi dalam berbagai event lomba kedepannya.

Kaprodi PIAUD Moh. Anas Syamsudin, M.Pd menuturkan bahwa kunci kemenangan para mahasiswa adalah adanya kerjasama yang solid antara mahasiswa dan dosen, serta konsistensi mahasiswa yang mengikuti lomba. Beliau juga menuturkan bahwa kedepannya Mahasiswa Prodi PIAUD IAI Ibrahimy Genteng Banyuwangi akan terus diupayakan untuk aktif mengikuti lomba baik di tingkat wilayah, nasional bahkan mungkin Internasional.

Ditemui dalam kesempatan lain perwakilan Mahasiswa yang berpartisipasi dalam event tersebut menyampaikan rasa bahagia dan bangganya atas prestasi yang diraih. “Kami sangat bangga bisa membawa IAI Ibrahimy Genteng Banyuwangi memenangkan lomba di kancah Nasional, kami tidak menyangka padahal peserta dari perguruan tinggi baik negeri maupun swasta,”ujarnya. (Red)