DOSEN UNIIB AJAK GURU MI KALIBARU RANCANG PEMBELAJARAN BERBASIS CINTA

BANYUWANGI – Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Ibrahimy (UNIIB) menggelar kegiatan pelatihan dan pendampingan bertajuk “Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Modul Ajar Berbasis Cinta” yang berlangsung di SMA NU Kalibaru. Kegiatan ini menyasar seluruh guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kecamatan Kalibaru yang berada di bawah naungan LP Ma’arif, pada Kamis (10/9/2026).

TIM PENGABDIAN: Kegiatan pengabdian dinarasumberi dosen Tarbiyah UNIIB, yaitu Dr. Nasrodin, M.Pd.; Eka Ramiati, M.Pd.; dan Nurul Fatimah, M.Pd.

Kegiatan pengabdian dinarasumberi dosen Tarbiyah UNIIB, yaitu Dr. Nasrodin, M.Pd.; Eka Ramiati, M.Pd.; dan Nurul Fatimah, M.Pd. Ketiganya hadir langsung memberikan materi sekaligus mendampingi para guru dalam praktik penyusunan modul ajar.

Dalam pemaparannya, narasumber menekankan pentingnya menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik semata, tetapi juga mampu membangun karakter, kepedulian, empati, dan rasa cinta dalam proses pendidikan. Para guru MI yang hadir diarahkan untuk menyusun modul ajar yang mengintegrasikan nilai-nilai Panca Cinta, yaitu Cinta kepada Allah dan Rasul-Nya, Cinta Diri dan Sesama, Cinta Ilmu Pengetahuan, serta Cinta Lingkungan dan Cinta Tanah Air, tanpa mengesampingkan aspek asesmen pembelajaran.

PRAKTIK: Pelatihan dan pendampingan secara intensif.

Melalui pelatihan dan pendampingan yang intensif ini, para peserta diharapkan mampu menghasilkan modul ajar yang kontekstual, bermakna, dan humanis, sekaligus sesuai dengan kebutuhan peserta didik di masing-masing madrasah. Dengan begitu, proses pembelajaran di kelas diharapkan tidak hanya lebih menyenangkan, tetapi juga mampu membentuk karakter positif pada diri siswa.

Eka Ramiati, M.Pd., menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan tersebut, menegaskan bahwa modul ajar berbasis cinta bukan sekadar perangkat administratif dalam pembelajaran.

” Modul ajar berbasis cinta bukan sekadar perangkat pembelajaran, tetapi sarana untuk menghadirkan pendidikan yang memanusiakan, menumbuhkan karakter, dan membangun generasi yang berilmu sekaligus berakhlak,” ujarnya.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini mendapat sambutan positif dari para guru MI yang hadir. Mereka berharap ilmu dan keterampilan yang diperoleh dapat langsung diterapkan dalam penyusunan modul ajar di madrasah masing-masing, sehingga proses pendidikan yang berlangsung tidak hanya mencerdaskan secara intelektual, tetapi juga menumbuhkan nilai-nilai cinta dan akhlak mulia pada peserta didik.

Pewarta: Damayanti.

PERKUAT KERJA SAMA, FAKULTAS TARBIYAH GANDENG LP MA’ARIF KALIBARU

BANYUWANGI – Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi (UNIIB) resmi menjalin kerja sama dengan Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif Kecamatan Kalibaru melalui penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU). Acara penandatanganan berlangsung di Aula SMANU Kalibaru dan dihadiri oleh jajaran pimpinan dari kedua belah pihak, pada Kamis (10/9/2026).

ATAS PODIUM: Dekan Fakultas Tarbiyah UNIIB, Dr. Imam Wahyono, M.Pd., menyampaikan sambutan.

Dekan Fakultas Tarbiyah UNIIB, Dr. Imam Wahyono, M.Pd., menyampaikan harapannya agar kerja sama ini dapat berlanjut dan berkembang, tidak hanya berhenti pada momentum ini semata.

“Harapan saya semoga kerja sama ini tidak berhenti di sini. Hari ini juga kita laksanakan penyusunan modul ajar berbasis cinta, dan semoga ke depan kita juga bisa berkolaborasi dari hal-hal lain,” ujar Dekan Tarbiyah.

Sejalan dengan penandatanganan MoU, pada hari yang sama turut dilaksanakan kegiatan penyusunan modul ajar berbasis cinta yang melibatkan Fakultas Tarbiyah UNIIB dan LP Ma’arif Kecamatan Kalibaru. Kegiatan ini menjadi langkah awal implementasi konkret dari kerja sama yang telah disepakati.

Kerja sama antara Fakultas Tarbiyah UNIIB dan LP Ma’arif Kalibaru ini diharapkan dapat menjadi pijakan bagi pengembangan mutu pendidikan di lingkungan LP Ma’arif Kecamatan Kalibaru, sekaligus membuka ruang kolaborasi lebih luas di berbagai bidang pendidikan ke depannya.

Pewarta: Damayanti.