FAKULTAS TARBIYAH MATANGKAN DPL DAN MAHASISWA, SIAP JALANKAN ASISTENSI MENGAJAR

BANYUWANGI – Fakultas Tarbiyah, Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi (UNIIB) bekali Dosen Pembimbing Lapangan, dan mahasiswa guna matangkan kesiapan program MBKM Asistensi Mengajar (AM). Tim panitia selenggarakan pembekalan ini pada Selasa, (24/2/26) di Meeting Room UNIIB.

Sebanyak 22 mahasiswa semester 6 dari 4 Program Studi, diantaranya Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Pendidikan Islam Anak Usia Dini, dan Tadris Matematika siap diterjunkan pada Senin (2/3/26). Kali ini mahasiswa diterjunkan ke sejumlah lembaga pendidikan di Banyuwangi sebagai bagian dari program pemerintah yang berorientasi pada penguatan kompetensi calon pendidik.

Pembekalan dilaksanakan dalam dua sesi. Pada sesi pagi, kegiatan difokuskan pada pembekalan DPL yang akan melakukan pendampingan mahasiswa di sekolah mitra. Dalam sesi ini dibahas peran DPL, mekanisme pendampingan, monitoring, evaluasi, serta target luaran program. Sementara itu, pada sesi siang, pembekalan dilanjutkan kepada mahasiswa peserta Asistensi Mengajar.

SAMBUTAN: Dekan Fakultas Tarbiyah Dr. Imam Wahyono, M.Pd.I., dalam forum.

Dekan Fakultas Tarbiyah, Dr. Imam Wahyono, M.Pd.I., menegaskan bahwa mahasiswa yang diberangkatkan telah melalui proses seleksi akademik dan psikologi. Hal ini dilakukan untuk memastikan kesiapan mereka sebelum terjun langsung ke lapangan.

“Asistensi Mengajar ini merupakan program dari pemerintah. Kami merancang pelaksanaannya berbeda dengan PLP, baik dari sisi konsep maupun luaran yang dihasilkan,” terang Dekan Fakultas Tarbiyah dalam forum pembekalan DPL.

Dalam arahannya, Dr. Imam Wahyono, M.Pd.I., juga memberi amanat kepada mahasiswa untuk menekankan pentingnya menjaga sikap dan profesionalitas selama menjalankan tugas.

“Kita harus bersikap, berpenampilan, dan berkompeten sebagai seorang guru. Jaga nama baik almamater di mana pun kalian ditempatkan,” tegasnya.

Program AM dilaksanakan di lima lembaga pendidikan dengan pendampingan DPL, yakni:

  1. MTsN 8 Banyuwangi: Nasrodin, M.Pd.
  2. MIN 3 Banyuwangi: Mufidah Yusroh, M.Pd.
  3. SD Lazuardi Tursina Banyuwangi: Bella Arini Haq, M.Si.
  4. RA Islam Al Firdaus Tegaldelimo: Ria Octaviana, M.Pd.
  5. TK Al Mubarok Sempu: Fitriyatul Masruroh, M.Psi.
FORUM: Ketua Panitia, Maria Ulfa, M.Pd., dalam sambutan.

Ketua Panitia, Maria Qoriah, M.Pd., menjelaskan bahwa DPL memiliki peran strategis dalam monitoring dan evaluasi mahasiswa selama program berlangsung. Koordinasi antara mahasiswa, DPL, dan pihak sekolah menjadi kunci agar kegiatan berjalan efektif dan terarah. Ia juga menambahkan bahwa pembekalan lanjutan akan kembali diberikan kepada mahasiswa pada sesi siang hari untuk memperkuat pemahaman teknis, target luaran, serta mekanisme pelaporan kegiatan.

Maria Qoriah, M.Pd., juga menyampaikan harapannya kepada mahasiswa untuk mampu menunjukkan kesiapan diri saat terjun ke lapangan.

“Kami berharap kalian tanggap dalam membaur dan beradaptasi dengan lingkungan sekolah maupun masyarakat sekitar. Kalian hadir bukan sekadar menjalankan program, tetapi membawa nama baik kampus dan menunjukkan jati diri sebagai calon pendidik,” ujarnya.

Salah satu peserta AM, Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fauzan Adhima, kerap disapa Fauzan, juga mengungkapkan rasa antusiasme dan harapannya dalam program ini.

“Alhamdulillah saya berkesempatan untuk mengikuti program Asistensi Mengajar pada tahun ini. Saya rasa akan banyak sekali manfaat dan pengalaman yang didapatkan, karena melalui program ini mahasiswa memperoleh pengalaman mengajar secara langsung di sekolah. Harapannya program ini bisa dilaksanakan setiap tahun,” terang Fauzan saat diwawancarai.

Sebagai luaran, mahasiswa diwajibkan menyusun laporan individu, laporan bukti Ber-Hki, serta laporan bukti publikasi artikel ilmiah.

PERKUAT MUTU AKADEMIK, PRODI PIAUD JALANI ASESMEN LAPANGAN

BANYUWANGI – Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi (UNIIB) laksanakan Asesmen Lapangan (AL) Akreditasi oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) yang berlangsung pada Kamis (12/2/26), bertempat di Meeting Room UNIIB. Asesmen ini menjadi tahapan krusial dalam memastikan mutu akademik sekaligus memperkuat tata kelola dan daya saing program studi.

SEREMONIAL: Wakil Rektor I dan Asesor I saat memberikan sambutan dalam pembukaan AL PIAUD (12/2/26).

Kegiatan AL ini dihadiri oleh Asesor I, Dr. Sopiah, M.Ag. asal Universitas Islam Negeri KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan dan Asesor 2, Dr. Ir Syamsuardi, S.Pd., M.Pd. dari Universitas Negeri Makassar. Kehadiran Tim Asesor disambut hangat oleh jajaran pimpinan, Dekan Fakultas Tarbiyah, Kaprodi PIAUD serta tenaga kependidikan UNIIB yang terkait dalam AL ini.

Rangkaian kegiatan asesmen diawali dengan pembukaan, konfirmasi data kuantitatif dan kualitatif pada sesi pagi. Selanjutnya, dilakukan wawancara bersama pengguna, mitra, dosen, tendik, mahasiswa dan alumni. Pada hari berikutnya, Jumat (13/2/26) tim asesor dijadwalkan melakukan observasi sarana dan prasarana.

Wakil Rektor I, Dr. H. Ahmad Aziz Fanani, M.Pd.I., mewakili Rektor dalam sambutannya menyampaikan refleksi dan apresiasi atas kerja kolektif yang telah dilakukan seluruh tim.

“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Dekan, Kaprodi, dan seluruh tim yang telah mempersiapkan dokumen akreditasi dengan maksimal. Selamat datang kepada Tim Asesor LAMDIK yang telah hadir dari Makassar dan Pekalongan. Semoga asesmen ini menjadi momentum peningkatan mutu pendidikan di Prodi PIAUD,” ujar Warek I dengan hangat.

Asesor I, Dr. Sopiah, M.Ag., menegaskan bahwa kehadiran tim merupakan mandat resmi dari LAMDIK dan bagian dari mekanisme penjaminan mutu.

“Meskipun kami berasal dari kampus yang berbeda, kami adalah utusan dan ditugaskan oleh LAMDIK. Data dan dokumen sudah kami pelajari sejak satu bulan yang lalu. Dalam asesmen ini, kami ingin melihat kesesuaian antara dokumen dan realitas di lapangan. Harapannya, kondisi nyata justru lebih baik dari yang tertuang dalam borang,” tegasnya saat memberi pengarahan.

Ia juga menjelaskan bahwa asesmen lapangan tidak semata berorientasi pada penilaian, melainkan juga pembinaan dan penguatan mutu.

TENDIK: Karyawan Fakultas Tarbiyah saat diwawancarai Asesor I (12/2/26).

“Di LAMDIK, kami tidak hanya melakukan asesmen, tetapi juga memberikan saran dan masukan untuk perbaikan berkelanjutan. Dan perlu dipahami juga, bukan kami yang menentukan nilai akhir. Penilaian dilakukan oleh dewan LAMDIK berdasarkan administrasi dokumen serta hasil asesmen lapangan,” imbuhnya.

Tim Asesor juga menekankan bahwa sistem akreditasi saat ini jauh lebih komprehensif dibandingkan sebelumnya. Kini, Laporan Evaluasi Diri (LED) telah melalui proses evaluasi internal maupun eksternal sebelum asesmen lapangan dilaksanakan. Melalui asesmen ini, Prodi PIAUD UNIIB meneguhkan komitmennya dalam meningkatkan penguatan tata kelola pendidikan anak usia dini yang bermutu, adaptif, serta institusi memiliki daya saing tinggi.