127 PESERTA ANTUSIAS IKUTI PIAUD CUP SEASON 1

BANYUWANGI – Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (HMPS PIAUD) Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi menyelenggarakan PIAUD CUP Season 1 Lomba Matematika Dasar pada Sabtu, (18/1/26), berlangsung di Auditorium KHR As’ad Syamsul Arifin UNIIB.

CERIA: Peserta PIAUD CUP Season 1

PIAUD CUP Season 1 diikuti oleh 127 siswa-siswi Taman Kanak-Kanak usia 4-5 tahun dan 6-7 tahun dari berbagai lembaga pendidikan anak usia dini. Para peserta mengikuti rangkaian lomba Matematika dasar yang dirancang untuk mengembangkan kreativitas, keberanian, serta kemampuan dasar anak usia dini dengan waktu pengerjaan lomba diberikan selama 60 menit.

Selain perlombaan, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan penampilan tari dari mahasiswa PIAUD serta senam bersama para peserta, yang menambah suasana ceria dan edukatif selama kegiatan berlangsung.

Ilma Abelia Nanda, Ketua HMPS PIAUD, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan lancar dan tertib.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Program Studi PIAUD Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi, Riris Wahyuningsih, M.Pd. Ia mengungkapkan antusiasme peserta sangat tinggi, bahkan jumlah pendaftar melebihi kuota awal yang telah ditetapkan. Atas tingginya partisipasi tersebut, Kaprodi PIAUD menyampaikan apresiasi serta terima kasih kepada seluruh peserta, guru pendamping, dan orang tua yang telah memberikan kepercayaan kepada HMPS PIAUD.

“Peserta yang mendaftar mencapai 127 anak, padahal kuota awal hanya kami batasi 50 peserta. Ini menunjukkan antusiasme yang luar biasa dari lembaga TK serta orang tua terhadap kegiatan PIAUD CUP Season 1,” ungkapnya.

Melalui PIAUD CUP Season 1 ini, HMPS PIAUD berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wadah pengembangan potensi dan kreativitas, sekaligus mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan anak usia dini.

PARAN LARE: RUANG KREATIVITAS MAHASISWA FAKUTAS TARBIYAH

BANYUWANGI – Paran Lare, singkatan dari Pameran Produk Pembelajaran dan Kreativitas, digelar Fakultas Tarbiyah, di Auditorium KHR. As’ad Syamsul Arifin, Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi, pada Selasa pagi (13/1/26). Kegiatan rutin yang digelar setiap tahun ini, selalu menamppilkan beragam kreativitas mahasiswa-mahasiswa Fakultas Tarbiyah.

Dr. Imam Wahyono, M.Pd.I., Dekan Fakultas Tarbiyah UNIIB, dalam sambutannya menuturkan bahwa semua produk yang ditampilkan di setiap stand merupakan hasil karya mahasiswa Fakutas Tarbiyah. Selain itu, produk-produk yang ada adalah bentuk luaran dari tugas-tugas mata kuliah di semester ganjil ini.

SAMBUTAN: Dekan Fakultas Tarbiyah saat memberikan apresiasi kepada segenap peserta Paran Lare dan penyambutan kepada seluruh tamu (13/1/26).

“Mulai dari awal hingga akhir acara, yang panjenengan lihat di setiap stand adalah produk kreativitas mahasiswa kami, mahasiswa-mahasiswa Fakultas Tarbiyah. Dan ini adalah hasil dari proses pembelajaran selama semester,” ujar Pak Imam, sapaan akrabnya.

Selain menjadi produk, Dekan berharap, mahasiswa ini tidak sekadar bertujuan mendapatkan nilai yang bagus. Tetapi juga menjadi referensi bagi proses pembelajaran saat telah menjadi alumni dan menjadi pendidik.

“Namun, kami harap, mahasiswa dengan karyanya, jangan hanya berorientasi pada nilai saja. Jadikan Paran Lare ini sebagai ruang belajar juga. Di dalamnya, terdapat banyak referensi yang sangat bermanfaat untuk proses menjadi pendidik,” tambahnya.

Senada dengan yang disampaikan Dekan asal Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng itu, Bey Arifin Sidom, M.Pd. selaku Ketua Panitia juga menjelaskan bahwa Paran Lare ditujukan untuk mengenakan kreativitas mahasiswa.

SUMRINGAH: Ketua Panitia saat memberikan penjelasan mengenai tujuan dari Paran Lare (13/1/26).

“Jadi, Paran Lare ini merupakan panggung bagi mahasiswa untuk mengenalkan produk dan kreativitas mereka. Sehingga, dengan adanya Paran Lare, mereka memiliki ruang untuk unjuk kebolehan,” kata Pak Bey.

Kegiatan pagi ini juga dihadiri oleh pimpinan Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi, yakni Wakil Rektor I dan III. Dalam hal ini, Dr. H. Ahmad Aziz Fanani, M.Pd.I. (Wakil Rektor I) memberikan sambutannya. Paran Lare, kata Pak Aziz, tidak boleh sekadar dijadikan ajang pamer semata.

“Ini bukan hanya ajang pamer. Bukan hanya untuk pamer-pameran saja. Tapi, ini harus dimaknai sebagai hasil dari proses pembelajaran. Sebab, kurikuum kita ini sudah beranjak ke OBE (Outcome Based Education),” katanya.

HARAPAN: Wakil Rektor I menyampaikan pesan pimpinan kepada keluarga besar Fakultas Tarbiyah untuk mematenkan produk kreativitas mahasiswa di Paran Lare 2026 (13/1/26).

Dihadiri oleh siswa-siswi dari beberapa SLTA di kecamatan Genteng dan Sempu, Wakil Rektor I tersebut mengharapkan agar pameran produk ini tidak berhenti di Aula. Harus juga didiseminasikan ke sekolah-sekolah.

“Kami mengharapkan agar produk-produk pembelajaran yang ada di Paran Lare tahun 2026 ini dapat digunakan di sekolah-sekolah. Jadi, tidak hanya berhenti di Aula saja. Ini PR buat bapak Dekan. Artinya, produk-produk itu dihakikan, lalu dapat dibawa dan dipakai (manfaatkan, red.) di sekolah A, sekolah B,” pungkas Pak Aziz.

MENARI: Penampilan seni tari yang dilakukan oleh mahasiswi-mahasiswi program studi PIAUD (13/1/26).

Kegiatan berlangsung dengan meriah. Para hadirin tidak hanya sekadar menikmati dan berlalu-lalang di stand demi stand, tetapi juga menikmati pertunjukan skill mahasiswa UNIIB. Di antaranya, drama, seni tari dari mahasiswi-mahasiswi PIAUD, akustik UKM Musik, monolog UKM Teater Pinggir Kali, paduan suara Nawasena Gema Blambangan. Tidak hanya itu, dalam mengabadikan momentum, UKM Pers El Mizna membuka foto studio di lokasi.