MAHASISWA TARBIYAH TERIMA AKSELERASI PENYELESAIAN TUGAS AKHIR

BANYUWANGI – Semester akhir menjadi momentum paling dinanti-nanti oleh setiap mahasiswa. Dalam hal ini, Fakultas Tarbiyah bekerjasama dengan pengelola jurnal Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi menyelenggarakan pelatihan dan pendampingan penulisan artikel ilmiah bagi mahasiswa yang mengambil tugas akhir berupa artikel di Auditorium KHR. As’ad Syamsul Arifin, pada Rabu pagi (10/12/25).

Kepada Tim Humas UNIIB, Dekan Fakultas Tarbiyah, yakni Dr. Imam Wahyono, M.Pd.I menyatakan bahwa tujuan kegiatan ini merupakan akselerasi penyelesaian tugas akhir. Mahasiswa yang memilih artikel sebagai tugas akhirnya, perlu mendapatkan pendampingan khusus, sebab ini menjadi luaran yang masih beberapa tahun diberlakukan di UNIIB.

AKSELERASI: Mahasiswa Tarbiyah saat menerima pemaparan dari pengelola jurnal UNIIB.

“Karena dalam Buku Pedoman Akademik, salah satu bentuk tugas akhir itu tidak hanya skripsi, artikel pun juga menjadi tugas akhir. Dan kami bekerjasama dengan  pengelola jurnal UNIIB untuk melakukan pendampingan dalam rangka akselerasi penyelesaian artikel mereka,” ujar Pak Imam, sapaan akrabnya.

Dalam satu hari ini mahasiswa diberikan teori hingga praktek oleh pengelola jurnal UNIIB. Hal ini menjadi penunjang akselerasi sebagaimana disampaikan Dekan Fakultas Tarbiyah. Dan untuk luaran dari pendampingan ini, mahasiswa dapat menerbitkan artikel ilmiahnya di jurnal minimal Sinta 4.

“Tentu kita tidak hanya memberikan pendampingan saja. Pendampingan juga harus berbanding lurus dengan luaran yang menjadi tujuan, yakni mahasiswa bisa menerbitkan artikelnya dalam jurnal, minimal Sinta 4,” jelas Imam.

PENDAMPINGAN: Riza Faishol, M.Pd selaku pengelola jurnal saat memberikan pemaparan.

Kegiatan akademik yang bersifat transformatif sekaligus akseleratif ini pun pada nantinya menjadi kultur akademik dalam Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi. Bukan saja tentang bagaimana cara cepat mendapatkan gelar, melainkan juga melakukan keharusan intelektual bagi civitas akademika.