Mahasiswa Tadris Matematika UNIIB Raih Juara III Lomba Karya Ilmiah Nasional Festival ADMAPETA 2026
BANYUWANGI – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Program Studi Tadris Matematika Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi (UNIIB). Tim mahasiswa semester 3 berhasil meraih Juara III (Medali Perunggu) pada ajang Lomba Karya Ilmiah Bidang Pendidikan Matematika dalam rangka Festival ADMAPETA 2026 yang diselenggarakan oleh Asosiasi Dosen Prodi Matematika, Statistika, Pendidikan/Tadris Matematika Perguruan Tinggi Keislaman (ADMAPETA-PTKI).
Festival ADMAPETA 2026 berlangsung sejak 1 September hingga 9 Oktober 2026 dan diikuti oleh berbagai perguruan tinggi keislaman dari seluruh Indonesia. Kompetisi ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan dalam melakukan penelitian serta menuangkan gagasan ilmiah yang inovatif di bidang Matematika, Statistika, Pendidikan/Tadris Matematika.
Tim peraih medali perunggu berasal dari mahasiswa semester 3 Prodi Tadris Matematika UNIIB yang terdiri atas Chidzyam Chudzaqi sebagai ketua tim, bersama Abdul Hadi Raja Mabrur dan Dewi Maulida Lestari.
Selain mengikuti cabang lomba karya ilmiah, Prodi Tadris Matematika UNIIB juga mengirimkan satu tim mahasiswa semester 5 pada cabang Lomba Video Pembelajaran Matematika TikTok. Meskipun pada kesempatan kali ini belum berhasil meraih juara, partisipasi tersebut menjadi pengalaman berharga sekaligus motivasi untuk terus mengembangkan kreativitas dan kompetensi mahasiswa.
Ketua tim peraih Juara III, Chidzyam Chudzaqi, mengaku tidak menyangka timnya mampu membawa pulang medali perunggu. Menurutnya, persiapan yang dilakukan tergolong singkat, sementara para peserta yang menjadi kompetitor berasal dari berbagai perguruan tinggi keislaman negeri yang memiliki pengalaman dan sumber daya yang kuat.
“Sejujurnya, kami tidak menyangka bisa mendapatkan juara. Persiapannya cukup mepet, apalagi melihat peserta lain sebagian besar berasal dari kampus-kampus Islam negeri. Awalnya kami hanya ingin memberikan yang terbaik dan menyelesaikan penelitian ini dengan maksimal. Alhamdulillah, ternyata usaha kami membuahkan hasil,” ungkap Chidzyam.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Program Studi Tadris Matematika UNIIB, Alex Haris Fauzi, yang selama proses kompetisi memberikan pendampingan secara intensif.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Alex Haris Fauzi yang telah membimbing kami sejak proses menemukan ide penelitian, pengambilan data, hingga penyusunan draft artikel ilmiah. Banyak masukan yang kami terima sehingga karya ini bisa berkembang dengan lebih baik,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Program Studi Tadris Matematika UNIIB, Alex Haris Fauzi, M.Pd., menilai bahwa keberhasilan tersebut merupakan buah dari kesungguhan mahasiswa dalam belajar sekaligus membangun budaya riset sejak dini.
Menurutnya, kompetisi ilmiah bukan semata-mata tentang mengejar kemenangan, tetapi menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, meneliti, serta menghasilkan karya yang bermanfaat bagi dunia pendidikan.
“Ajang seperti ini bukan hanya menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi salah satu bentuk implementasi profil lulusan Prodi Tadris Matematika UNIIB, yaitu sebagai peneliti di bidang pendidikan matematika. Melalui proses penelitian, mahasiswa belajar mengidentifikasi masalah, mencari solusi, dan mengomunikasikan hasilnya secara ilmiah. Kompetensi seperti inilah yang terus kami dorong untuk berkembang.”
Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa yang telah berpartisipasi, termasuk tim yang mengikuti lomba Video Pembelajaran Matematika TikTok.
“Saya juga mengapresiasi teman-teman yang sudah berani mengikuti kompetisi meskipun belum memperoleh hasil yang diharapkan. Jangan berkecil hati. Dalam setiap perlombaan selalu ada proses belajar yang sangat berharga. Insyaallah tahun depan kita persiapkan lebih matang lagi dan ikut kembali dengan semangat yang lebih besar.”
Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa UNIIB untuk terus aktif berkarya, berinovasi, dan berpartisipasi dalam berbagai kompetisi akademik, sehingga mampu mengharumkan nama Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi di tingkat nasional maupun internasional.
