TIM ASESOR PAMIT, AL TADRIS MATEMATIKA RESMI DITUTUP

BANYUWANGI – Memasuki hari kedua, dimulai pada Sabtu pagi (16/5/26), Asesmen Lapangan (AL) program studi Tadris Matematika dilanjutkan. Masih dengan konfirmasi berita acara yang cukup ketat, tim dari program studi masih tetap duduk dan menghadap layar laptop dengan cermat.

Selepas konfirmasi data, aktivitas berlanjut dengan melakukan observasi terhadap proses pembelajaran serta sarana dan prasarana yang menunjang jalannya program studi. Di antaranya, ruang microteaching, laboratorium bahasa dan komputer, penunjang promosi, seperti studio podcast, perpustakaan dan lain-lain. Penutupan AL dilaksanakan setelah dzuhur.

Turut hadir dalam penutupan, di antaranya, pengurus Yayasan Sosial dan Pendidikan Islam Ibrahimy (YASMY), Rektor, Wakil Rektor, Dekan, Kaprodi, dosen dan staf. Dalam seremonial, setelah pembukaan, tim asesor, Dekan dan Kaprodi menandatangani dokumen berita acara AL, untuk kemudian diserahkan kepada Dekan Fakultas Tarbiyah dan Kaprodi Tadris Matematika UNIIB. Dokumen yang berisi 65 poin itu, malam ini (16/5/26) akan diunggah oleh tim asesor ke Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) sebagai laporan dan menjadi acuan tindak lanjut AL di LAMDIK.

PULANG: Prof. Dr. Pathuddin, S.Pd., M.Si. saat memberikan sambutan, serta pesan dan kesan selama AL.

Asesor I, Prof. Dr. Pathuddin, S.Pd., M.Si. menjelaskan bahwa berita acara akan divalidasi oleh tim validator LAMDIK. Dan meminta agar Kaprodi stay, saat sewaktu-waktu dihubungi.

“Semuanya sudah tertuang di dalam berita acara ya, bapak-ibu. Setelah nanti di-scan, malam nanti akan kami upload. Validator akan melakukan validasi lanjut. Jadi, kami minta tolong kepada Kaprodi, whatsapp-nya jangan sampai off. Karena aka nada kemungkinan sering dihubungi saat proses validasi,” ujar Prof. Pathuddin.

Prof. Pathuddin, yang juga mewakili Ibu Dewi Rahimah, Ph.D. juga menyampaikan ucapan terimakasih atas segala pelayanan dari UNIIB. Ia juga meminta maaf jika selama di UNIIB terdapat hal-hal tidak berkenan. Tidak lupa, profesor Universitas Tadulako (Palu, Sulawesi Tengah) memberikan saran untuk pengembangan kampus.

“Saya juga pernah di PTS (Perguruan Tinggi Swasta, red.), di mana mahasiswa sebagai pemegang saham terbesar dalam kampus. Maka, perlu kiranya, kampus melakukan dan membuat langkah strategis dalam meningkatkan perolehan mahasiswa. Kami juga ucapkan terimakasih banyak dan meminta maaf atas segala hal yang menyangkut pelayanan dan pendampingan kepada kami selama di Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi. Terakhir, Pak Rektor, karena besok harus bertolak dari bandara pukul tujuh pagi, jadi, hehehe, kami meminta agar diantarkan ke bandara,” tambahnya, dengan kalimat terakhir yang mengundang tawa forum.

Dr. H. Lukman Hakim, S.Ag., M.H.I. selaku Rektor UNIIB dalam sambutannya menyampaikan bahwa masukan-masukan tim asesor sangat berharga bagi pengembangan lembaga. Semua pelayanan, lanjutnya, adalah bagian dari keharusan yang dilakukan lembaga kepada tim asesor.

“Kami juga sangat berterimakasih kepada tim asesor, atas bimbingan, saran dan masukannya yang bagi kami sangat berharga. Masukan-masukan asesor ini penting dalam memproyeksi pengembangan di UNIIB ini. Kami juga memohon maaf, jika dalam menyambut hingga hari ketiga ini ada yang kurang di sana- sini. Dan, Prof. Pathuddin dan Ibu Dewi Rahimah tidak perlu risau. Setelah penutupan kita akan menikmati keindahan Banyuwangi. Lalu, besok subuh akan kami antar langsung ke bandara,” kata Dr. H. Lukman.

Setelah secara simbolik pelaksanaan AL ini ditutup oleh Rektor, H. Choirul Anam Bahari selaku pengurus YASMY memimpin doa untuk menutup seremonial siang ini. Seremonial selesai, tim asesor melakukan foto bersama jajaran pengurus YASMY, pimpinan, dan tim dari program studi. Di siang menjelang sore ini, tim asesor bertolak dari kampus ke salah satu destinasi wisata di Banyuwangi, yakni De Djawatan (Cluring).

(Humas UNIIB)