BANYUWANGI – Akhir bulan Maret lalu, program studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi (UNIIB) telah menerima SK akreditasi Baik Sekali dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) setelah menghadapi asesmen lapangan pada Kamis s.d Jumat (12-13/2/26). Dan kali ini, pada Jumat pagi (8/5/26) asesmen lapangan kembali dilaksanakan pada program studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).

Pembukaan kegiatan ini bertempat di Meeting Room UNIIB. Dimulai pukul 08.00 WIB, pembukaan asesmen dihadiri oleh Ketua Yayasan Sosial dan Pendidikan Islam Ibrahimy (YASMY), pimpinan yang terdiri dari rektor dan wakil-wakil rektor, Dekan dan Kaprodi serta dosen-dosen Fakultas Tarbiyah, berikut juga Ketua LPM dan LPPM.
Tidak berbeda dengan program studi PIAUD, asesor dalam AL PGMI ini juga ditugaskan oleh LAMDIK, yakni Dr. Aninditya Sri Nugraheni, S.Pd., M.Pd. (UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta) sebagai asesor I dan Prof. Dr. Sri Marmoah, S.Pd., M.Pd. (Universitas Sebelas Maret Surakarta) sebagai asesor II. Dalam sambutannya, Dr. Aninditya memberikan candaan yang membuat ruang asesmen ini lebih hangat dan tidak tegang.

“Kami dari LAMDIK mendapatkan tugas untuk bersilaturahim di ruangan ini bukan untuk menggurui, juga bukan untuk menghantui. Kami sangat memahami beban yang bapak-ibu rasakan. Tapi, sebenarnya keadaan dan realitasnya (kami; asesor, red.) tidak seseram dan se-menakutkan itu,” gurau Dr. Aninditya disambut tawa seisi ruangan.
Ibu Aninditya juga menyampaikan bahwa kehadiran asesor LAMDIK tidak lantas untuk melakukan penghakiman. Melainkan memberitahukan hal yang dapat dilakukan oleh tim akreditasi.
“Kami tidak menakutkan. Sebab, di LAMDIK, kami dibekali asas perilaku yang humanis. Sehingga, orientasi yang sebenarnya dari kehadiran kami adalah memberitahu apa-apa yang dapat dilakukan bapak-ibu semua. Tentu dalam rangka suksesi asesmen ini,” imbuhnya.
Asesmen lapangan yang akan berakhir pada hari kedua, yakni besok Sabtu (9/5/26), setidaknya terbagi dalam tiga (3) sesi. Seperti yang disampaikan asesor II, Ibu Sri Marmoah memberi gambaran umum kepada seluruh hadirin mengenai kegiatan yang akan dilaksanakan hingga besok hari.

“Di hari pertama kami melakukan konfirmasi data. Kemudian, siang nanti kita akan melakukan wawancara kepada dosen, pegawai, mahasiswa serta alumni. Kemudian, besok kita akan melakukan observasi lapangan. Ini semua kami lakukan semata-mata untuk memverifikasi. Sehingga jika ada yang kurang tepat, kami akan memberikan masukan-masukan. Jadi, tidak perlu tegang-tegang. Santai saja,” ujar Prof. Sri Marmoah disusul riuh tawa forum.

Pada Jumat yang tentunya penuh berkah ini, Rektor UNIIB, Dr. H. Lukman Hakim, S.Ag., M.H.I. menyambut dengan baik kedua asesor. Setelah menjelaskan histori UNIIB dari masa ke masa, dari mulai menjadi cabang Fakultas Tarbiyah Universitas Ibrahimy (Situbondo) hingga pada tahun 2024 beralih bentuk dan bernomenklatur universitas, Dr. Lukman berharap, kegiatan ini mendapatkan rida Allah Swt.
“Mudah-mudahan kegiatan asesmen ini seiring rida Allah Swt. Dan kami memohon kepada asesor agar memberikan arahan serta bimbingan kepada kami untuk setiap prodi yang ada di UNIIB, terutama prodi PGMI. Semoga mendapatkan akreditasi Baik Sekali. Lebih-lebih bisa unggul,” terang Dr. Lukman.
Asesmen lapangan berlangsung dengan lancar melalui sejumlah rangkaian agenda penting. Tahapan dalam asesmen tersebut adalah kunjungan sarana dan prasarana serta sesi wawancara dengan berbagai pihak yang terlibat langsung dalam proses pendidikan dan pengembangan institusi.






Wawancara dilakukan kepada mahasiswa, alumni, dosen, serta pengguna sebagai bentuk pendalaman informasi terkait kualitas akademik, proses pembelajaran, hingga relevansi lulusan di dunia kerja dan pengabdian masyarakat. Melalui sesi ini, tim asesor menggali berbagai masukan, pengalaman, serta capaian yang telah dirasakan oleh masing-masing pihak.

